BORDER

Kamis, 27 Oktober 2011

MA’AF Ya.a..a SAHABATKU

Sahabatku…! Masihkan bersediakah engkau kusapa.? Sungguh Efen sangat “menyesal” Apakah penyesalan ini masih berguna untuk engkau sahabat.? Sepertinya Efen tahu jawabanmu, sahabat… Penyesalan memang tidak ada gunanya, semuanya sudah terjadi Tapi, aku ingin engkau tetap tahu… Efen sangat menyesal dan penyesalan itu hanya dapat Efen rasakan dalam hati sendiri, Sungguh Efen sangat menyesali, atas apa yang telah kulakukan, kukatakan padamu, Efen sangat tahu sahabat, bahwa engkau pasti marah, kesal, kecewa bahkan mungkin mulai membenci Efen, Efen sangat tahu sahabat, Sudilah engkau maafkan kesalahan Efen, Atas yang telah kulakukan padamu, maafkan kekhilafanku, Sungguh Efen mohon ma’afkan sahabat… Masihkan kau rasa aku seorang Sahabat bagimu.? Efen tak ingin jika harus kehilangan sahabat sepertimu, Efen tak mau jauh dari seorang sahabat dirimu, Efen tak rela hari-hari ini hampa karena marah yang ada di hatimu sahabatku Yang Efen mau hanyalah kata maaf darimu Meski Efen sangat tahu Mungkin memang tak pantas kau maafkan Tapi kuberharap dan mohon dengan sangat, kata maaf,…maaf….dan ….maaf darimu, Sekali lagi aku hanya minta darimu sahabat maa’afkan aku…. jika engkau berkenan memberikan kata maaf itu untukku Efen ingin engkau akan tetap bersedia menuliskan tinta warna yang indah, bagi persahabatan kita, Aku sangat berharap tak pernah bosan menunggu, agar engkau, Efen, kita selalu seindah pesona warna dalam hati, Dalam hati sanubari “Persahabatan Kita”

3 komentar:

Putri Omsima mengatakan...

Sudaahannyah dimaafkan smua ksalahannya..jgn sdih lgiii...berat banget keknya hahaha..salam kenal ya...

Diah Larasati mengatakan...

Humm...sabarrrr,yang penting minta maafnya tulus

Hendro Purba, SH mengatakan...

hemmm. smoga dpt segr dimaafkan ya ma sahabatnya.
semoga sukse.
wassalm
Online-hukum